Memilukan sekali apa yang terlihat di layar TV. Hujan bom melanda daerah Palestina. Gedung-gedung runtuh, rumah-rumah porak poranda. Ratusan manusia terenggut ajalnya oleh kedzaliman Israel melalui mesin-mesin pesawat pembunuhnya. Kedzaliman yang saat ini masih berlanjut dan hanya dapat disaksikan oleh seluruh dunia sambil duduk manis.
Aneh.ketika ada 2 atau 3 orang yang melakukan tingkat kejahatan besar yang belum tentu kebenarannya kita sudah ramai-ramai menghukumi terorist dan langsung saja ditindaklanjuti dengan cepat layaknya sebuah kecoa yang harus segera disingkirkan. Tetapi kita hanya bisa terdiam dan terpaku ketika sebuah negara kekak beradik yang namanya Israel dan AS melakukan agresi besar-besaran dengan membantai ribuan manusia. Padahal hal tersebut sudah kita lihat secara langsung melalui televisi layaknya sebuah pertunjukan langsung.
Dimana keadilan, dimana PBB, dimana para negara-negara Islam. Semuanya bungkam, tak bernyali, lebih baik melihat ratusan orang mati mengenaskan ketimbang berurusan dengan Amerika. Pengecut atau bodoh!
Masih ingat ketika Amerika menginvasi Irak dengan dalih senjata pemusnah massal. Dengan dalih juga pemberantasan terorist dan pembebasan rakyat Irak atas rezim Saddam Husein. Seluruh dunia hanya terdiam terpaku. Tapi apa buktinya, senjata pemusnah massal tidak pernah ditemukan, rakyat Irak semakin hancur dan tanpa masa depan. Hampir setiap hari selalu ada baku tembak dan bom bunuh diri. Akhirnya ladang minyaklah sebagai hadiah atas Invasi Amerika. Satu hal yang pasti “agresor (Amerika dan Israel) tidak akan pernah bisa menciptakan perdamaian”.
Kadang- kadang terlintas dalam pikiran, Apa itu terorist? Kenapa akhir-akhir ini sering sekali kata-kata itu muncul? Secara historis kata teroris itu mulai akrab ditelinga dan diperbincangkan semenjak runtuhnya WTC di Amerika Serikat. Amerika lalu menciptakan isu dan mulai memberikan citra tentang seperti apa terorist itu sendiri. Mereka menggambarkan terorist itu seperti orang yang memakai sorban, orang Islam, dan pastinya menentang Amerika Serikat. Goblognya lagi pencitraan seperti juga kita yakini, sehingga cara berpikir kitapun telah terjajah oleh Amerika. Terorist yang sesungguhnya Mereka (Amerika dan Israel)!! Mereka yang selalu menjajah negara lain karena ingin menguasai. Mereka yang tidak ingin mengikuti konferensi Global Warming dan tidak ingin mengurangi emisi rumah industri mereka. Mereka yang seperti kebakaran jenggot ketika negara lain mempunyai Nuklir padahal mereka sendiri pabriknya nuklir. Mereka yang pecandu perang. Mereka itu (Amerika dan Israel). Hanya menunggu waktu saja negara kita yang akan di invasi.
Entah kenapa darah ini seakan-akan mendidih ketika melihat pembantaian di TV yang dilakukan oleh Yahudi Israel. Mereka bertingkah layaknya Tuhan yang bebas mengambil nyawa manusia. Mungkin benar apa yang dikatakan Ahmadinejad, “sudah selayaknya Israel dihapuskan dari peta dunia”, mungkin Amerika juga, karena merekalah terorist yang nyata.
#1 by trias on January 8, 2009 - 12:22 pm
ya betul…mari kira boikot produk as & israel…!!! rakyat depok menyatakan perang atas as & israel!!!